Izinkanlah aku jatuh cinta padamu,
wahai selimut hatiku
saat mentari mulai menyinari
cakrawala pagi di ufuk langit,
ketika daun-daun mesra di belai
hembusan lembut sang bayu,
dan rasa dalam jiwaku tetap menginginkan
kau sebagai kekasih-ku.
Izinkanlah aku jatuh cinta padamu,
wahai selimut hatiku
saat mata hari berada diatas putaran takdir waktu,
ketika awan berarak-arak mesra romamnties
bersama udara rindu di atas hatiku
dan rasa dalam hati-ku bersumpah,
kau adalah segalanya dalam hidup-ku.
Izinkanlah aku jatuh cinta padamu,
wahai selimut kalbu hati-ku
saat senja diserang rindu
berlembayung merah jingga,
ketika matahari gugur rindu
lalu tenggelam dalam samudera cinta
bergelombang asmara kesetian rasa-ku
hanya untukmu, perempuan-ku
Izinkanlah aku jatuh cinta padamu,
wahai selimut kalbu hati-ku,
saat malam datang ditemanai
derai-derai rintik hujan rindu
yang jatuh resah di atas muka tanah rasa-ku,
ketika angin s'mara mulai berhembus
menusuk dingin di hadapan muka jendela rasa-ku.
Walaupun seribu musim berganti di hatiku,
tetap takkan bisa menggantikan indah rasamu
dalam relung jiwa-ku,perempuanku
Izinkanlah aku jatuh cinta padamu,
wahai selimut hatiku,saat teretes bening embun rindu jatuh di atas kaki tanah rasa-ku,
dan ketika kabut halimun s'mara menyelimuti
tabir waktu cinta-ku padamu.
Bila saja, takdir waktu mengizinkanku
segera bertemu fana dengan kau yang jauh
di seberang pulau cinta, maka kan
ku dekap erat hatimu dengan hangat kesetian rasa dalam jiwaku hanya untuk lembut hati mu itu
hingga waktu berhenti dan berakhir
di atas muka bumi ini,perempuan-ku
wahai selimut hatiku
saat mentari mulai menyinari
cakrawala pagi di ufuk langit,
ketika daun-daun mesra di belai
hembusan lembut sang bayu,
dan rasa dalam jiwaku tetap menginginkan
kau sebagai kekasih-ku.
Izinkanlah aku jatuh cinta padamu,
wahai selimut hatiku
saat mata hari berada diatas putaran takdir waktu,
ketika awan berarak-arak mesra romamnties
bersama udara rindu di atas hatiku
dan rasa dalam hati-ku bersumpah,
kau adalah segalanya dalam hidup-ku.
Izinkanlah aku jatuh cinta padamu,
wahai selimut kalbu hati-ku
saat senja diserang rindu
berlembayung merah jingga,
ketika matahari gugur rindu
lalu tenggelam dalam samudera cinta
bergelombang asmara kesetian rasa-ku
hanya untukmu, perempuan-ku
Izinkanlah aku jatuh cinta padamu,
wahai selimut kalbu hati-ku,
saat malam datang ditemanai
derai-derai rintik hujan rindu
yang jatuh resah di atas muka tanah rasa-ku,
ketika angin s'mara mulai berhembus
menusuk dingin di hadapan muka jendela rasa-ku.
Walaupun seribu musim berganti di hatiku,
tetap takkan bisa menggantikan indah rasamu
dalam relung jiwa-ku,perempuanku
Izinkanlah aku jatuh cinta padamu,
wahai selimut hatiku,saat teretes bening embun rindu jatuh di atas kaki tanah rasa-ku,
dan ketika kabut halimun s'mara menyelimuti
tabir waktu cinta-ku padamu.
Bila saja, takdir waktu mengizinkanku
segera bertemu fana dengan kau yang jauh
di seberang pulau cinta, maka kan
ku dekap erat hatimu dengan hangat kesetian rasa dalam jiwaku hanya untuk lembut hati mu itu
hingga waktu berhenti dan berakhir
di atas muka bumi ini,perempuan-ku
No comments:
Post a Comment